Muncul begitu saja

Baru-baru ini, saya tergelitik melihat iklan rokok, tentang seorang cowo dgn muka seadanya bertemu dengan jin. Jin itu akan mengabulkan 2 permintaan. Pertama adalah sugih, dan dengan cepatnya dikabulkan. Kedua adalah ganteng, jin itu kontan tertawa dan bilang ‘Mimpi!!’
Lalu terpikir suatu dialog untuk dilakukan sepasang suami istri.
Suami: Neng, ini tahun pertama kita menikah. Saya akan penuhi 2 keinginanmu, sebagai hadiah.
Istri: yang bener Aa?
Istri: kalo begitu hmmm apa yah
Istri: ..sugih
Suami: *tersenyum*
Suami: itu rencana 10 tahun kedepan, neng sabar ya
Istri: neng ngerti kok *balas tersenyum*
Suami: lalu yg kedua?
Istri: *dengan nada malu* cantik..
Suami: neng ga perlu diapa-apain juga, udah cantik menurut Aa.
Istri: Ih Aa, makasih yah
Haha norak deh yah?

Posted in Moment | Tagged | Leave a comment

Ketak-ketik

Saya tidak tau apa yang akan ditulis di blog ini. Mungkin tulisan yang tidak memiliki makna apapun. Yang saya inginkan adalah mencurahkan isi hati dan pikiran, baik terinspirasi oleh apa yang saya lihat, dengar, rasa dan alami. Karena terkadang saya tidak ingat dengan peristiwa-peristiwa yang mungkin saja jadi bahan tertawaan atau pembelajaran bagi saya sendiri.
Semoga saja bisa konsisten untuk membiasakan diri dengan sesuatu yang telah dimulai. Yaitu memenuhi halaman-halaman blog ini. Meski hanya terdiri dari satu kata, satu kalimat atau satu paragraf. Karena hanya mampu mengetik dengan 2 jari di layar ponselku.
Dalam keadaan diam, menunggu, duduk, berdiri maupun berbaring. Kadang terpikir masa lalu, ide, atau harapan yang selalu mengusik pada saat itu juga. Namun jika didiamkan, saya akan terlupa.
Terima kasih telah membaca post pertama saya. Mari intip duniaku!

Posted in Moment | Tagged , , | Leave a comment